mengenal beasiswa djarum

Mengenal Apa Itu Djarum Beasiswa Plus

Beragam beasiswa ditawarkan oleh lembaga maupun perusahaan kepada agen sbobet Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, keliru satunya Djarum Beasiswa Plus. Beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa yang sedang menempuh kuliah semester empat jenjang sarjana dan diploma 4. uns.ac.id berkesempatan mewawancarai dua orang penerima beasiswa tersebut, mereka yakni Dewa Putu Adhi Nugraha Anom dari Program Studi (Prodi) Ilmu dan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian (FP) dan Dian Cita dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Mengenal Djarum Beasiswa Plus

“Perbedaan pada Djarum Beasiswa Plus bersama program beasiswa lain yakni tidak cuman mendapatkan dana beasiswa selama satu tahun, Beswan Djarum (sebutan bagi penerima program Djarum Beasiswa Plus) juga mendapatkan beragam macam pelatihan keterampilan lunak atau soft skills. Hal ini guna menyiapkan para penerima beasiswa untuk menjadi calon pemimpin jaman depan bangsa. Pelatihan ini meliputi nation building, character building, leadership development, competition challenges, dan juga global exposure,” jelasnya kala diwawancarai terhadap Sabtu.

Tidak cuma berhenti sampai di sini, lewat program Community Empowerment, Beswan Djarum juga diberikan kesempatan untuk menerapkan beragam keterampilan lunak yang udah diperoleh bersama melibatkan diri secara langsung didalam mengimbuhkan jalur terlihat terhadap suatu permasalahan sosial di lingkungan tempat mereka berada. Setiap mahasiswa cuma miliki satu kali kesempatan mendaftar beasiswa ini karena cuma diperuntukan bagi mahasiswa yang duduk di semester empat.

Proses Seleksi

Tahapan seleksi yang ditunaikan oleh Djarum Foundation yakni seleksi berkas atau administrasi, tes tulis, dan wawancara. Dian kembali mengatakan bahwa selama pandemi, seluruh kronologis seleksi ditunaikan secara daring dari rumah tiap-tiap pendaftar beasiswa.

“Dimulai dari tahapan berkas seleksi administrasi, menjadi mahasiswa menginginkan mendaftar itu kudu mendatangi situs dari jarum terus isi {beberapa|sebagian|lebih dari satu} pertanyaan di situ. Setelah itu kemudian dicetak dan nanti disempurnakan bersama {beberapa|sebagian|lebih dari satu} berkas lain layaknya bebas beasiswa, kartu mahasiswa, transkrip nilai, dan bukti keaktifan organisasi. Setelah lengkap, berkasnya dikirim ke panitia pendaftaran,” imbuhnya.

Sistem seleksi beasiswa ini merupakan sistem gugur, jikalau pendaftar tidak lolos terhadap tahap administrasi maka tidak sanggup ikuti tahap berikutnya. Seleksi berkas atau administrasi terhadap tahap awal merupakan tahap untuk menyaring seluruh pendaftar yang memenuhi persyaratan guna melanjutkan terhadap sistem berikutnya.

Kemudian, seluruh peserta yang lolos kudu ikuti tes tulis bersama materi tes berwujud Tes Potensi Akademik (TPA) dan psikotes. Tahap terakhir jikalau lolos terhadap dua tahap berikut adalah wawancara bersama pihak beasiswa. Namun, sebelum seleksi wawancara, seluruh pendaftar diharuskan sebabkan karya tulis yang berisi berkenaan pengalaman spesial yang akan digunakan sebagai keliru satu bahan didalam wawancara.

Kesan Mendapat Djarum Beasiswa Plus

Kesan yang dirasakan oleh Dewa sebagai keliru satu penerima Djarum Beasiswa Plus batch 36 terlalu bersyukur dan senang. Menurutnya Djarum Beasiswa Plus merupakan beasiswa yang lengkap karena tidak cuma mengimbuhkan uang saku saja, tetapi juga character building dan pengembangan softskill para penerima.

“Dulu, saya apply dua beasiswa. Salah satunya beasiswa Cargill yang lingkupnya sesungguhnya di bidang pertanian, ternyata Tuhan berkehendak lain. Beberapa Minggu kemudian saya dinyatakan lolos Djarum Beasiswa Plus. Meskipun awalannya pengin banget lolos Cargill, tetapi barangkali ini rencana Tuhan. Jadi saya terlalu bersyukur,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Dian, Ia udah mengicar beasiswa ini sejak menjadi mahasiswa baru. Berawal saat Ia menyaksikan baliho Djarum Beasiswa Plus yang terpampang di gerbang belakang kampus agar menumbuhkan keinginan untuk mendaftar beasiswa tersebut.

“Jadi saya coba daftar beasiswa Djarum ini karena paketnya lengkap gitu. Selain itu, beasiswa ini juga tidak tersedia persyaratan khusus yang membedakan para pendaftar layaknya kudu menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan semacamnya,” ungkap mahasiswa semester enam tersebut.

Dian mengatakan bahwa Djarum Beasiswa Plus ini menjadi keliru satu turning point didalam hidupnya. Ia sanggup bertemu bersama banyak orang hebat baik dari UNS maupun perguruan tinggi lain. Selain itu, terdapatnya jejaring antar penerima beasiswa membuatnya sanggup bertukar pikiran, gagasan, dan gagasan bersama banyak orang. Tidak cuma dikumpulkan didalam wadah Beswan Surakarta, tetapi juga terdapat wadah besar yang menaungi puluhan penerima Beasiswa Djarum seluruh Indonesia.

“Kita akan desain didalam suatu project agar kami bertemu bersama teman-teman dari beragam universitas. Jadi, kendati secara daring tetapi kami senantiasa ketemu temen-temen baru dari kampus lain. Saya rasa komunitasnya itu terlalu kental jikalau dibandingkan bersama {beberapa|sebagian|lebih dari satu} beasiswa lainnya,” imbuhnya.

Tips dan Trik

Sebagai penerima beasiswa, Dewa dan Dian juga mengimbuhkan tips dan trik berdasarkan pengalaman mereka ikuti seleksi batch 36. Dewa mengatakan bahwa didalam beasiswa ini, prestasi bukan menjadi poin utama karena cakupan beasiswa ini sesungguhnya tersedia terhadap character building dan pengembangan soft skill. Oleh karena itu, Ia berpesan agar teman-teman yang tidak miliki prestasi tidak minder karena syarat utama adalah aktif berorganisasi.

1. Cermati Persyaratan

Pada tahap awal, seluruh peserta kudu terlalu menyiapkan berkas persyaratan cocok ketetapan dari panitia. Selain itu, tanggal pengiriman aplikasi secara daring maupun luring juga kudu diperhatikan agar tidak telat kala mendaftar. Tahap ini merupakan keliru satu signifikan yang pilih lolos atau tidaknya terhadap seleksi awal.

2. Latihan Soal

Dian membagikan tips didalam tahap ini, keliru satunya berlatih mengerjakan soal-soal TPA. Semakin kerap latihan, maka makin siap saat mengerjakan soal. Terlebih, terdapat batasan kala didalam sistem pengerjaan. Soal-soal berikut sanggup diunduh atau dicari lewat mesin pencari layaknya google karena mayoritas jenis soal TPA senantiasa mirip setiap tahunnya. Selain sumber internet, Dian juga studi lewat buku.

3. Jujur

Tips selanjutnya yang disampaikan oleh Dewa dan Dian yakni jujur. Dalam kronologis sistem seleksi, seluruh peserta dituntut untuk bersikap jujur. Terlebih, terhadap tahap wawancara, para pewawancara merupakan ahli yang udah berkecimpung didalam Beasiswa Djarum. Tentu, pewawancara udah hafal berkenaan kandidat yang menjawab pertanyaan kala wawancara bersama jujur dan yang tidak.

4. Siapkan Perangkat dan Koneksi Internet

Pandemi Covid-19 sebabkan kronologis seleksi ditunaikan secara daring. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat yang memadai dan koneksi internet yang bagus. “Jadi kami kudu sedia kan laptop karena tesnya itu cuma sanggup dibuka memanfaatkan laptop dan kudu tersedia internet bersama koneksi. Selain itu, kandidat juga kudu menyalakan kamera selama sistem seleksi berlangsung,” paham Dian.

Belajar dari pengalaman kala seleksi, Dian menganjurkan untuk sedia kan koneksi internet cadangan jikalau sewaktu-waktu terdapat rintangan jaringan. Pada tahun lalu, Dian sempat kehilangan koneksi internet yang terhubung bersama wifi di rumahnya. Namun, Ia langsung sigap bersama menyiapkan koneksi internet lain lewat thetering terhadap perangkat selulernya.

5. Manfaatkan Waktu Saat Wawancara

Dewa dan Dian kembali mengimbuhkan agar sanggup mengoptimalkan kala kala tahap wawancara. Salah satunya bersama sebabkan pewawancara tertarik untuk menggali lebih didalam berkenaan jawaban-jawaban yang diberikan. Tidak lupa, sebelum wawancara dilakukan, Dian melacak paham lebih-lebih dahulu berkenaan latar belakang pewancara agar paham layaknya apa sifat kala wawancara.

“Apakah interviewernya itu usianya masih 20-an atau barangkali usianya di atas 30 tahun, kemudian apakah pewawancaranya perempuan atau laki-laki. Ini mutlak karena sanggup untuk membangun keadaan di awal agar sampai akhir wawancara sanggup terjadi bersama baik. Terus biasanya di sesi akhir akan ditanya apakah tersedia yang menginginkan ditanyakan atau tidak, ini semestinya sanggup dimanfaatkan untuk menggali lebih didalam kembali agar pewancara makin yakin bahwa kami layak untuk lolos,” jelasnya.

Baca Juga : Sekolah Terbaik untuk Anak, Pilih Negeri atau Swasta?

Sebelum mengakhiri wawancara, mereka berpesan kepada mahasiswa UNS yang hendak mendaftar Djarum Beasiswa Plus agar jangan risau mencoba. “Kalau dari aku, coba aja selama tersedia kesempatan. Lebih baik gagal karena kami coba daripada kami gagal karena kami nggak mencoba. Manfaatkan kala bersama optimal dan jangan lupa untuk berdoa,” pesan Dian.

Mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran Djarum Beasiswa Plus sanggup dibuka lewat laman djarumbeasiswaplus.org. Selain itu, Dewa dan Dian juga terlalu terbuka jikalau tersedia mahasiswa UNS yang menginginkan bertanya lebih lanjut berkenaan beasiswa ini. “Kalau tersedia yang menginginkan ditanyain kembali sanggup tanya via direct message di Instagram @diancita dan @dewapnugraha,” pungkas Dewa. Humas UNS