Swiss

Yuk, Cari Tahu Sistem Pendidikan Terbaik Dunia ala Swiss

Swiss merupakan keliru satu negara Eropa yang diapit oleh Jerman, Prancis, Italia, Austria dan Liechtenstein. Negara ini cuma memiliki penduduk sekitar 8,6 juta orang menurut information Bank Dunia. Meski begitu, Swiss masuk ke di dalam daftar negara bersama dengan proses pendidikan terbaik dunia.

Pendidikan di Swiss dibayar penuh oleh pemerintah atau bisa sbobet disebut gratis. Tidak cuma bagi penduduk asli Swiss, lebih-lebih pendidikan gratis ini bisa dirasakan oleh para pelajar berasal dari beragam negara lain yang mengenyam pendidikan di Swiss.

Oleh karenanya, Swiss jadi keliru satu target para pencari beasiswa. Berdasarkan survei yang diselenggarakan oleh topuniversities.com, ETH Zurich (Swiss Federal Institute of Technology) masuk kedalam daftar Universitas terbaik di dunia.

Yuk review sekilas proses pendidikan yang tersedia di Swiss selanjutnya ini.

  • Kindergarten

Pada usia dini, anak-anak bakal masuk ke di dalam Kindergarten, atau yang biasa kita kenal sebagai PAUD. Disini, anak-anak bakal bermain dan bernyanyi bersama dengan rekan sebaya untuk melatih motorik dan keaktifan nya. Kemampuan bersosialisasi terhitung dilatih pada masa ini. Masa pendidikan Kindergarten ialah 1-3 tahun. Usia minimum untuk masuk Kindergarten ialah 4 tahun per tanggal 31 Juli dan maksimal 6 Tahun. Kindergarten di biayai gratis oleh tiap-tiap tempat (Kanton), bersama dengan syarat tiap-tiap anak yang mendambakan masuk kudu sudah terdaftar di dalam otoritas pemerintahan setempat.

  • Primarschule.

Setelah Kindergarten, anak-anak selanjutnya bakal melanjutkan pendidikan  ke Primarschule. Di Indonesia, Primarschule lebih dikenal bersama dengan nama Sekolah Dasar (SD). Masa pendidikan Primarschule ialah 6 tahun, namun di lebih dari satu Kanton (daerah) ialah 4 atau 5 tahun.

Baca juga:

Cara Belajar Bahasa Inggris Secara Mandiri

Mengenal Lebih Dalam Sistem Pendidikan di Indonesia

  • Sekunderschule.

Memiliki nama lain Sekunderstufe 1, jenjang ini setara bersama dengan SMP (Sekolah Menengah Pertama). Siswa pada Sekunderschule berusia antara 12 sampai 15 tahun. Sistem pendidikan berbeda-beda bergantung pada tiap-tiap Kanton. Mata pelajaran yang diajarkan meliputi bhs nasional (Jerman), bhs asing, matematika, geograsi, dan sejarah. Terdapat pula pelatihan kejuruan bagi siswa yang mendambakan melanjutkan ke jenjang sekolah menengah atas kejuruan. Masa pendidikan sepanjang 2 sampai 3 tahun.

  • Gymnasium.

Jenjang sekolah menangah atas di Swiss terbagi jadi lebih dari satu kategori, bergantung bersama dengan minat siswa dan target masuk universitas. Terdapat Fachmittelschule, Berufslehre, dan Gymnasium. Dalam Fachmittelschule, proses sekolah yakni buat persiapan siswa untuk masuk ke perguruan tinggi teknik, dan universitas terapan (Politeknik).

Pada Berufschule, proses pendidikan di akhir bakal tersedia sertifikasi siswa yang memiliki minat pada profesi tertentu. Masa pendidikan dilampau sama, yakni 2-3 tahun. Namun pada Gymnasium, pendidikan tidak terlalu fokus pada pelatihan kejuruan, namun lebih kepada pendidikan eksakta.  Ke 3 type pendidikan tingkat atas itu berdurasi sekitar 3 sampai 5 tahun.

  • Universität.

Pada jenjang universitas, ditempuh sepanjang 3,5 sampai 5 tahun. Jenjang ini terbagi ke di dalam lebih dari satu kategori. Yakni Universität dan ETH, Pädagogische Hochschule, dan Hochschule. Pendidikan tingkat lanjut ini ditempuh setelah lulus berasal dari sekolah menengah, atas cocok bersama dengan fokus pilihan.

Meski keluar serupa bersama dengan proses pendidikan di Indonesia, namun perihal yang paling drastis ialah pada biaya sekolah yang serupa sekali tidak dipungut kepada siapapun.

Selain proses pendidikan itu, sertifikasi di tiap-tiap profesi pekerjaan, baik mikro maupun kecil jadi keliru satu syarat kudu bagi siapa saja yang mendambakan bekerja secara profesional di Swiss.